"TAMU" Akan Geruduk Poldasu Terkait PAD Padang Lawas

Header Menu

"TAMU" Akan Geruduk Poldasu Terkait PAD Padang Lawas

2 Agu 2023


 MEDAN,- Ibrahim Cholil Pohan Selaku Ketua Tatanan Aktivitas Mahasiswa Unggulan (TAMU) Menyampaikan kepada awak media di Suatu Cafe (01/08), Ibrahim menyampaikan Tatanan Aktivitas Mahasiswa Unggulan akan Kembali melaksanakan aksi Unjuk Rasa Damai di Depan Mapolda Sumatera Utara pada Hari Selasa 08 Agustus 2023 terkait Dugaan Penggelapan Dana Pendapatan Asli Daerah (PAD) Padang Lawas.


Yang dimana Kab. Padang Lawas Mengalami Defisit Anggaran dua kali berturut-turut, Pada tahun 2022 Kab. Padang Lawas Mengalami Defisit Anggaran puluhan milyar rupiah atau hanya mencapai 57,91% dan di Tahun 2023 ini juga Kab. Padang Lawas kembali mengalami Defisit Anggaran Kurang Lebih Senilai Rp. 68 milyar rupiah.Yang dimana Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sampai Dengan tgl  30 Juni 2023 hanya mencapai Rp. 19. 545.693.952,87 atau 22,25% dari target Rp. 87.849.536.844,00


Jika ini di biarkan maka di Tahun Anggaran 2024 yang akan datang kab. Padang Lawas akan mengalami Minim pembangunan di karenakan kembali mengalami Defisit Anggaran, Begitu juga dengan Hasil Audit BPK yang penilaiannya WDP wajar dengan pengecualian yang di mana sebelumnya berstatus WTP, ujar Ibrahim 


Belum lagi pelaksanaan Mutasi yang di sinyalir like dislike dan di duga ada kegiatan pungli dan money politik. Saat ini mutasi pelantikan terkesan jor-joran setiap minggu, ucap Ibrahim


Menurut padangan kami kegiatan mutasi bukan berdasarkan Kemampuan dan job serta Kualifikasi pendidikan dan kompetensi tetapi di Duga ada kepentingan Pribadi,  sehingga kami meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar Turun langsung ke Lapangan Guna untuk Mengusut Tuntas permasalahan yang terjadi di Kab. Padang Lawas.


Ditambah lagi  Kab. Padang Lawas di Hebohkan adanya Kegiatan Pamer Perhiasan yang di lakukan oleh istri Plt Bupati Padang Lawas pada saat menghadiri pesta, yang dimana istri Plt Bupati Padang Lawas memamerkan perhiasan berupa gelang dan cincin emas  yang diduga tidak terdaftar di LHKPN Dan di Duga Hasil dari Penggelapan Dana PAD 


Ibrahim juga menambahkan Plt. Bupati Padang Lawas terkesan tidak mampu atau gagal Membangun komunikasi politik yang baik kepada semua pihak termasuk Legislatif, dan Ahmad Zarnawi Pasaribu tidak Layak sebagai Bupati Padang Lawas dan di anggap tidak mampu memimpin roda pemerintahan di kab. Padang Lawas.(AIS)